Tidak Ada Gerhana Matahari di Indonesia Tahun 2018

Indonesia bakal meriah oleh gerhana bulan. Sebab tahun ini bakal ada dua gerhana bulan total dan semua bisa terlihat di Indonesia. Masing-masing pada 31 Januari dan 28 Juli 2018. Namun kontras tahun ini tidak ada satupun gerhana matahari yang bisa terlihat di Indonesia. Padahal tahun ini ada tiga kali gerhana matahari sebagian. Jadi sepertinya kita harus cukup dengan gerhana bulan saja.

Gerhana matahari cincin. Kredit: Takeshi Kuboki.

Gerhana matahari tahun ini terjadi di sekitar waktu gerhana bulan. Masing-masing pada 15 Februari, 13 Juli, dan 11 Agustus 2018. Meski lebih banyak gerhana matahari dibanding gerhana bulan di tahun ini. Tapi kenyataannya lebih sedikit wilayah yang bisa menyaksikan. Berbeda dengan gerhana bulan yang mencakup lebih dari separuh muka bumi. Gerhana matahari hanya sebagian kecil saja.

Gerhana matahari di tahun ini punya persentase dan melintasi wilayah yang berbeda-beda. Pada 15 Februari 2018 punya persentase 59% dan melewati Antartika, Chile dan Argentina. Pada 13 Juli 2018 memiliki persentase 33% dan melintasi Antartika dan Australia bagian selatan. Serta pada 11 Agustus 2018 dengan persentase terbesar 73% dan melewati Eropa bagian utara, Rusia, dan China.

Di Indonesia kesempatan menyaksikan gerhana matahari baru datang tahun depan pada 26 Desember 2019. Ketika itu gerhana matahari cincin akan melintasi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Sedangkan wilayah di Indonesia yang tidak dilintasi gerhana matahari cincin harus puas dengan matahari sebagian saja.

Sedangkan untuk gerhana matahari total di Indonesia baru ada 5 tahun lagi pada 20 April 2023. ketika itu gerhana matahari total akan melintasi lautan Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Barat. Dengan sangat sedikit daratan yang dilintasi maka kita harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk datang ke sana. Atau kalau tidak kita harus rela hanya melihat gerhana matahari sebagian saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar