recent posts

gerhana bulan total 2018

Januari 2018: Dua Supermoon, Salah Satunya Gerhana Bulan Total

Pada Januari 2018 akan terjadi dua kali bulan purnama. Dan yang menarik adalah semua bulan purnama tersebut adalah supermoon. Bukan cuma itu saja. Supermoon pertama yang terjadi pada 2 Januari 2018 akan menjadi yang terbesar di tahun ini. Bahkan juga menjadi yang terbesar sampai tahun 2034. Sedangkan supermoon kedua yang terjadi pada 31 Januari 2018 lebih menarik lagi. Sebab supermoon akan bertepatan dengan gerhana bulan total!

Supermoon di Gunung Agung. Kredit: Darren Whiteside.

Dua bulan purnama pada Januari 2018 sendiri adalah unik. Sebab umumnya dalam satu bulan masehi hanya terjadi satu kali bulan purnama. Ini terjadi karena bulan purnama pertama terjadi tepat pada awal Januari. Dan dengan jumlah tanggal sampai 31 hari maka Januari mampu menampung satu periode orbit bulan yang lamanya 29.5 hari. Sehingga bulan purnama berikutnya masih jatuh pada Januari. Bulan purnama kedua dalam satu bulan masehi seperti ini biasa disebut sebagai bluemoon.

Meski sama-sama supermoon tapi supermoon 2 dan 31 Januari punya beberapa perbedaan. Pertama ukuran keduanya yang berbeda. Karena supermoon 2 Januari 2018 adalah yang terbesar di tahun ini maka akan terlihat sedikit lebih besar dari supermoon 31 Januari 2018. Tapi perbedaannya tentu tidak terlalu jauh. Selain itu supermoon 2 Januari 2018 akan terlihat putih dan terang. Sedangkan supermoon 31 Januari 2018 akan terlihat merah dan redup karena bertepatan dengan gerhana bulan total.

Infografis Dua Bulan Purnama Januari 2018. Kredit: kalastro.id.

Menengok lebih jauh selama tahun 2018 akan ada 13 kali bulan purnama. Dengan 2 kali bulan purnama di antaranya adalah supermoon. Atau dengan kata lain semua supermoon di tahun ini akan berkumpul jadi satu di bulan Januari. Sedangkan dari 13 kali bulan purnama tahun ini akan ada 2 kali bulan purnama di antaranya adalah gerhana bulan total. Berbeda dari dua supermoon yang berkumpul di Januari, dua gerhana bulan total ini akan menyebar pada 31 Januari dan 28 Juli 2018.

Beruntung semua supermoon dan gerhana bulan total tahun 2018 bisa terlihat di seluruh Indonesia. Tapi karena semua supermoon tahun ini terjadi di musim hujan maka keduanya punya potensi terganggu cuaca buruk. Sedangkan untuk gerhana bulan total kemungkinannya akan lebih baik. Sebab masing-masing gerhana bulan akan menyebar di musim yang berbeda. Gerhana bulan total pada 31 Januari 2018 terjadi di musim hujan sedangkan pada 28 Juli 2018 terjadi di musim kemarau.

Kembali ke dua supermoon di Januari 2018. Berikut adalah detail masing-masing supermoon..

Supermoon 2 Januari 2018

Supermoon terjadi ketika Bulan mencapai fase purnama pada jarak terdekat dari Bumi atau perigee. Karena berada dekat maka bulan purnama ketika supermoon terlihat sedikit lebih besar dan terang. Memasuki awal tahun ini akan terlihat supermoon terbesar dan paling terang selama tahun 2018. Diameter sudutnya mencapai 33,5 menit busur. Supermoon hari ini juga menjadi yang terbesar dan paling terang sejak tahun 2016 hingga 2034. Puncak supermoon berlangsung Selasa pagi pukul 09:24 WIB. Dan di Indonesia lebih baik jika mengamati sebelum puncak supermoon antara Senin malam sampai Selasa pagi.

Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018

Gerhana bulan pertama di Indonesia bisa disaksikan hari ini. Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh piringan bulan memasuki bayangan umbra bumi. Peristiwa ini menyebabkan cahaya matahari terhalangi Bumi menuju Bulan. Namun karena Bumi memiliki lapisan atmosfer maka cahaya matahari mengalami pembiasan. Kemudian warna merah yang merupakan gelombang terpanjang (sesuai urutan mejikuhibiniu) diteruskan ke Bulan. Dengan begitu Bulan akhirnya berubah warna dari putih menjadi merah ketika gerhana bulan total berlangsung.

Hari ini gerhana bulan total terlihat di langit timur sebelum tengah malam di Indonesia. Gerhana bulan sebagian akan terlihat lebih dulu mulai pukul 18:48 WIB. Kemudian gerhana bulan total terlihat antara pukul 19:51 s.d 21:08 WIB. Durasi gerhana bulan total adalah 1 jam 16 menit dengan magnitudo gerhana 1,3 dan diameter sudut 33,2 menit busur. Selesai itu gerhana bulan sebagian kembali terlihat hingga pukul 22:11 WIB sekaligus menjadi akhir seluruh tahapan gerhana. Beruntung seluruh tahapan gerhana bulan bisa terlihat di seluruh Indonesia. Sehingga kita semua bisa mengamati Bulan ketika mulai merah, merah semua, hingga kembali terang.

Infografis Super Red Blue Moon. Kredit: kalastro.id.

Uniknya gerhana bulan total hari ini akan terjadi bersamaan dengan supermoon dan bluemoon. Jadi nanti kita bisa melihat Bulan sedikit lebih besar karena sedang dekat dengan Bumi. Juga akan terlihat Bulan berwarna merah selama gerhana bulan total berlangsung. Dan semua itu bakal terjadi bertepatan dengan peringatan bluemoon atau bulan purnama kedua dalam satu bulan masehi. Untuk meringkas nama fenomena ini mungkin bisa kita sebut sebagai super-red-blue moon. Bagaimana, menarik bukan?
Januari 2018: Dua Supermoon, Salah Satunya Gerhana Bulan Total Januari 2018: Dua Supermoon, Salah Satunya Gerhana Bulan Total Reviewed by Gigih Ikhbal on Desember 30, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.