recent posts

gerhana bulan total 2018

Gerhana Matahari dan Bulan Tahun 2018

Gerhana matahari dan bulan adalah fenomena periodik yang terjadi setiap tahun. Dalam setahun bisa terjadi minimal 4 kali gerhana hingga maksimal 7 kali gerhana. Selama tahun 2018 akan terjadi 5 kali gerhana. Dengan komposisi 3 kali gerhana matahari dan 2 kali gerhana bulan yang tersebar dalam 2 kali musim gerhana. Semua gerhana matahari tahun 2018 adalah gerhana matahari sebagian. Dan semua gerhana bulan tahun 2018 adalah gerhana bulan total.

Gerhana matahari. Kredit: Paul Zizka.

Musim gerhana pertama berlangsung selama Januari-Februari 2018. Susunannya adalah gerhana bulan total pada 31 Januari 2018 dan gerhana matahari sebagian pada 15 Februari 2018. Sedangkan musim gerhana kedua berlangsung selama Juli-Agustus 2018. Susunannya adalah gerhana matahari sebagian pada 13 Juli 2018, gerhana bulan total pada 28 Juli 2018, dan gerhana matahari sebagian pada 11 Agustus 2018.

Namun harap diperhatikan bahwa tidak semua gerhana bisa disaksikan di Indonesia. Pada tahun 2018 tidak akan ada gerhana matahari yang bisa terlihat di Indonesia. Gerhana matahari terdekat yang bisa terlihat di Indonesia baru terjadi pada 26 Desember 2019. Namun jangan sedih. Sebagai gantinya semua gerhana bulan total tahun 2018 akan terlihat di Indonesia. Karena itu tahun 2018 bisa kita sebut sebagai tahun gerhana bulan untuk Indonesia.

Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018

Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh piringan bulan memasuki bayangan umbra bumi. Peristiwa ini menyebabkan cahaya matahari terhalangi Bumi menuju Bulan. Namun karena Bumi memiliki lapisan atmosfer maka cahaya matahari mengalami pembiasan. Kemudian warna merah yang merupakan gelombang terpanjang (sesuai urutan mejikuhibiniu) diteruskan ke Bulan. Dengan begitu Bulan akhirnya berubah warna dari putih menjadi merah ketika gerhana bulan total berlangsung.

Gerhana bulan total 31 Januari 2018 akan dimulai oleh gerhana bulan sebagian mulai pukul 18:48 WIB. Kemudian puncaknya gerhana bulan total akan terlihat antara pukul 19:51-21:08 WIB dengan durasi 1 jam 16 menit. Dan terakhir gerhana bulan sebagian kembali terlihat hingga pukul 22:11 WIB. Beruntung seluruh tahapan gerhana bulan bisa terlihat di seluruh Indonesia. Sehingga kita semua bisa mengamati Bulan ketika mulai merah, merah semua, hingga kembali terang.

Uniknya gerhana bulan total hari ini akan terjadi bersamaan dengan supermoon dan bluemoon. Jadi nanti kita bisa melihat Bulan sedikit lebih besar karena sedang dekat dengan Bumi. Juga akan terlihat Bulan berwarna merah selama gerhana bulan total berlangsung. Dan semua itu bakal terjadi bertepatan dengan peringatan bluemoon atau bulan purnama kedua dalam satu bulan masehi. Untuk meringkas nama fenomena ini mungkin bisa kita sebut sebagai super-red-blue moon. Bagaimana, menarik bukan?

Gerhana Matahari Sebagian 16 Februari 2018

Gerhana matahari sebagian terjadi saat sebagian piringan bulan menutupi sebagian piringan matahari. Sehingga Matahari yang awalnya terlihat bulat akan berubah bentuk menjadi seperti sabit. Karena tidak seluruh piringan matahari tertutupi maka gerhana matahari sebagian tidak boleh dilihat secara langsung. Sehingga kita membutuhkan filter matahari untuk melihat gerhana matahari sebagian.

Dua minggu setelah gerhana bulan total akan terjadi gerhana matahari sebagian. Gerhana matahari sebagian 16 Februari 2018 berlangsung antara pukul 01:55-05:47 WIB dan puncaknya pukul 03:51 WIB. Gerhana matahari sebagian hari ini hanya bisa terlihat di Antartika dan selatan Amerika Selatan. Pusat gerhana matahari sebagian berada di Antartika dengan persentase 49% piringan matahari mengalami gerhana.

Gerhana Matahari Sebagian 13 Juli 2018

Gerhana matahari sebagian akan membuka musim gerhana kedua di tahun ini. Gerhana matahari sebagian 13 Juli 2018 berlangsung antara pukul 08:48-11:13 WIB dan puncaknya pukul 10:01 WIB. Gerhana matahari sebagian hari ini hanya bisa terlihat di Antartika dan selatan Australia. Pusat gerhana matahari sebagian berada di Antartika dengan persentase 22% piringan matahari mengalami gerhana.

Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

Gerhana bulan total lagi! Ya. Hari ini gerhana bulan kedua di Indonesia akan terlihat. Dan dari keduanya, gerhana bulan hari ini bisa jadi yang terbaik. Sebab gerhana bulan hari ini terjadi pada pertengahan musim kemarau di Indonesia. Berbeda dengan gerhana bulan sebelumnya yang terjadi pada musim hujan. Sehingga memiliki resiko tinggi gangguan cuaca. Selain itu gerhana bulan total hari ini berlangsung lebih lama dan lebih gelap. Sebab Bulan lebih dalam melewati pusat umbra bumi.

Gerhana bulan total 28 Juli 2018 dimulai dengan gerhana bulan sebagian mulai pukul 01:24 WIB. Kemudian puncaknya gerhana bulan total akan terlihat antara pukul 02:29-04:13 WIB dengan durasi 1 jam 42. Dan terakhir gerhana bulan sebagian kembali terlihat hingga pukul 05:19 WIB. Beruntung di seluruh Indonesia bisa terlihat hingga gerhana bulan total berlangsung. Namun di Indonesia bagian timur tidak bisa mengamati akhir gerhana bulan sebagian karena Bulan akan lebih dulu tenggelam.

Menariknya gerhana bulan total hari ini akan terjadi bersamaan dengan minimoon terkecil tahun ini, oposisi Mars terdekat 15 tahun terakhir, serta hujan meteor Delta Aquarid. Dengan begitu kita bisa melihat Bulan berwarna merah gelap dengan ukuran sedikit lebih kecil. Di sebelah Bulan terlihat Mars sebagai bintang merah terang. Dan sesekali terlihat meteor yang melintas tanpa gangguan cahaya bulan selama gerhana bulan total. Dan lebih gila lagi, semua itu bisa terlihat di seluruh Indonesia, pada musim kemarau, dengan mata telanjang, saat akhir pekan. Betapa menakjubkan!

TUNGGU APA LAGI?! TANDAI KALENDER KALIAN HINGGA BERLUBANG!!

Gerhana Matahari Sebagian 11 Agustus 2018

Gerhana matahari sebagian 11 Agustus 2018 akan menjadi penutup dari rangkaian gerhana tahun ini. Gerhana matahari sebagian berlangsung antara pukul 15:02-18:30 WIB dan puncaknya pukul 16:46 WIB. Gerhana matahari sebagian hari ini hanya bisa terlihat di utara Eropa dan utara Asia. Pusat gerhana matahari sebagian berada di Rusia dengan persentase 67% piringan matahari mengalami gerhana.
Gerhana Matahari dan Bulan Tahun 2018 Gerhana Matahari dan Bulan Tahun 2018 Reviewed by Gigih Ikhbal on Desember 25, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.