Supermoon dan Minimoon Tahun 2017

Bulan mengelilingi Bumi dalam orbit yang tidak bulat sempurna melainkan elips. Sehingga jarak antara Bulan dan Bumi akan berbeda dari waktu ke waktu. Ada kalanya Bulan mencapai jarak terdekat dengan Bumi ketika perigee. Dan ada pula kalanya Bulan mencapai jarak terjauh dengan Bumi ketika apogee. Perubahan jarak Bulan terhadap Bumi juga membuat Bulan kadang sedikit terlihat lebih besar atau sebaliknya sedikit lebih kecil.

Perbandingan supermoon dan minimoon. Kredit: Paduraru.

Ketika Bulan mencapai fase purnama saat sedang berada pada titik terdekat dari Bumi atau perigee maka bulan purnama akan terlihat lebih besar dan terang. Fenomena bulan purnama yang besar dan terang biasa disebut purnama perigee atau supermoon. Sedangkan ketika Bulan mencapai fase purnama saat sedang berada pada titik terjauh dari Bumi atau apogee maka bulan purnama akan terlihat lebih kecil dan redup. Fenomena bulan purnama yang kecil dan redup biasa disebut purnama apogee atau minimoon.

Jika keduanya dibandingkan supermoon akan terlihat 14% lebih sebesar dari minimoon. Sedangkan supermoon akan terlihat 30% lebih terang dari minimoon. Namun pada kenyataannya perbandingan ini akan sulit kita temukan jika kita tidak terbiasa melihat bulan purnama sebelumnya. Maka jika ingin melihat supermoon ataupun minimoon sebaiknya kita terbiasa melihat bulan purnama terlebih dahulu.

Supermoon dan Minimoon 2017
Fenomena Tanggal Diameter
Minimoon 11 Mei 2017 29,5'
Minimoon 9 Juni 2017 29,4'
Supermoon 4 November 2017 32,8'
Supermoon 3 Desember 2017 33,3'

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya tahun 2017 pun akan terlihat supermoon dan minimoon. Lebih detailnya selama tahun 2017 akan terlihat dua kali supermoon dan dua kali minimoon. Kedua minimoon akan terlihat lebih dahulu pada Mei dan Juni. Sedangkan kedua supermoon baru akan terlihat pada November dan Desember.


Minimoon 11 Mei 2017

Untuk pertama kalinya pada tahun ini bulan purnama akan terlihat lebih kecil dan redup. Minimoon kali ini menjadi yang paling kecil dan redup kedua selama tahun ini. Diameter sudutnya sekitar 29,5 menit busur. Minimoon bisa diamati sepanjang malam antara Rabu-Kamis, 10-11 Mei 2017 di seluruh Indonesia.

Minimoon 9 Juni 2017

Minimoon kembali akan terlihat sekaligus menjadi yang paling kecil dan redup selama tahun ini. Diameter sudutnya sekitar 29,4 menit busur. Minimoon yang lebih kecil dan redup dibanding kali ini baru akan terjadi pada 22 Oktober 2029 atau sekitar 12 tahun mendatang. Mini moon ini bisa diamati sepanjang malam antara Jum'at-Sabtu, 9-10 Juni 2017 di seluruh Indonesia.

Supermoon 4 November 2017

Untuk pertama kalinya pada tahun ini bulan purnama akan terlihat lebih besar dan terang. Supermoon kali ini merupakan yang paling besar dan terang kedua selama tahun ini. Diameter sudutnya sekitar 32,8 menit busur. Supermoon ini bisa diamati sepanjang malam antara Sabtu-Minggu, 4-5 November 2017 di seluruh Indonesia.

Supermoon 3 Desember 2017

Supermoon kembali akan terlihat sekaligus menjadi yang paling besar dan terang pada tahun ini.Diameter sudutnya sekitar 33,3 menit busur. Supermoon yang lebih besar dan terang dibanding kali ini baru akan terjadi tahun depan pada 2 Januari 2018. Supermoon ini bisa diamati sepanjang malam antara Minggu-Senin, 3-4 Desember 2017 di seluruh Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar