Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 Hanya Terlihat di Indonesia

Gerhana matahari total di Anaa atol, French Polynesia pada 11 Juli 2010. Kredit: Terry Cuttle.

Suatu lintasan gerhana matahari total memiliki lebar ratusan kilometer dan panjang mencapai ribuan kilometer. Dengan demikian, umumnya suatu lintasan gerhana matahari total akan melintasi banyak wilayah dan negara. Oleh karena itu, alternatif untuk mengamati suatu gerhana matahari total akan terbuka lebar di banyak negara.

Namun ada kalanya suatu lintasan gerhana matahari total hanya akan melintasi satu negara. Umumnya kejadian ini berlangsung pada negara yang cukup luas dan dikelilingi oleh lautan. Sehingga lintasan gerhana matahari total yang begitu panjang hanya akan melintasi daratan dari satu negara tersebut dan sisanya akan melalui lautan yang mengelilinginya.

Jika suatu lintasan gerhana matahari total hanya melintasi satu negara saja, maka itu akan menjadi suatu keberuntungan yang besar bagi negara tersebut. Karena bagi semua orang dari seluruh belahan dunia yang ingin mengamati gerhana matahari total, khususnya dari daratan, maka mereka harus datang ke satu negara itu. Tidak ada alternatif lain.

Bayangkan, puluhan ribu wisatawan, fotografer, hingga ilmuwan dari mancanegara berbondong-bondong menuju ke satu negara. Tentu itu akan jadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya dan seluruh daya tarik yang dimiliki negara tersebut ke seluruh penjuru dunia. Momentum yang akan memutar roda perekonomian, membuka wawasan, hingga menambah pengalaman bagi masyarakat lokal.

Pada hari Rabu, 9 Maret 2016 gerhana matahari total akan terlihat di Indonesia. Fenomena ini memang langka, karena terakhir Indonesia dilalui lintasan gerhana matahari total tahun 1995 atau sudah 20 tahun yang lalu. Namun, fenomena ini menjadi semakin langka karena lintasan gerhana matahari total 9 Maret 2016 hanya akan melintasi daratan Indonesia.

Ya! Indonesia akan menjadi tuan rumah dari gerhana matahari total 9 Maret 2016. Indonesia akan menjadi satu-satunya negara yang daratannya dilalui gerhana matahari total 9 Maret 2016. Itu artinya keberuntungan yang besar itu akan ada di tangan kita, Indonesia.

Kesempatan menjadi tuan rumah untuk suatu gerhana matahari total bukanlah kesempatan yang sering terjadi. Terakhir kali Indonesia menjadi satu-satunya negara yang dilalui lintasan gerhana matahari total terjadi pada 3 Juni 1723. Itu artinya sudah 293 tahun yang lalu hingga terulang lagi pada Rabu, 9 Maret 2016.

Lintasan gerhana matahari total 3 Juni 1723. Kredit: Fred Espenak.

Lintasan gerhana matahari total 3 Juni 1723 bermula di Samudra Hindia. Kemudian mulai memasuki Indonesia dari Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Sedangkan pusat dan akhir dari lintasan gerhana matahari total ini berada di Samudra Pasifik. Durasi gerhana matahari total 3 Juni 1723 mencapai 2 menit 3 detik pada pusatnya.

Meski demikian, sepertinya bangsa-bangsa luar pada zaman itu tidak begitu tertarik dengan gerhana matahari total. Jika kita membaca kembali sejarah, maka penyebab bangsa-bangsa luar mendatangi Indonesia lebih karena rempah-rempah dan aneka hasil buminya. Bangsa Indonesia sendiri sepertinya tidak sempat menikmati gerhana matahari total karena terlalu sibuk mengurus permintaan bangsa-bangsa luar.

Namun beda dulu beda sekarang. Kini bangsa-bangsa luar lebih suka berwisata daripada menghangatkan diri dengan rempah-rempah. Begitu pun kita, kini adalah bangsa yang merdeka. Sudah selayaknya kita lebih santai dan bebas melakukan apa yang kita mau. Kalau tidak, apa bedanya dengan 293 tahun yang lalu?

Pada 9 Maret 2016 nanti, gerhana matahari total juga akan dimulai dari Samudra Hindia. Kemudian mulai memasuki Indoneisa dari Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, hingga Maluku Utara. Sedangkan pusat dan akhir dari lintasan gerhana matahari total ini masih sama dengan 293 tahun lalu, yakni di Samudra Pasifik.

Lintasan gerhana matahari total 9 Maret 2016. Kredit: Fred Espenak.

Durasi gerhana matahari total 9 Maret 2016 mencapai 4 menit 9 detik pada pusatnya. Sedangkan di Indonesia, durasi gerhana matahari total yang dapat diamati mencapai 3 menit 19 detik di Maba, Maluku Utara. Durasi dan waktu terjadinya gerhana matahari total akan berbeda-beda di tiap wilayah Indonesia yang dilalui. Waktu mulai terjadinya gerhana matahari total di Indonesia berkisar antara pukul 07:19 WIB untuk wilayah paling barat dan pukul 09:52 WIT untuk wilayah paling timur.

Untuk lebih detail mengenai wilayah-wilayah di Indonesia yang dilalui gerhana matahari total 9 Maret 2016, termasuk waktu hingga durasi gerhana, silahkan gunakan map interaktif gerhana matahari total 9 Maret 2016.

Bagi wilayah-wilayah di Indonesia yang berada di luar lintasan gerhana matahari total 9 Maret 2016, maka harus cukup puas untuk menyaksikan gerhana matahari sebagian. Namun dengan cakupan wilayah gerhana matahari total yang luas dan keistimewaan Indonesia sebagai tuan rumah, sangat sayang rasanya jika langsung menerima kenyataan begitu saja. Oleh karena itu, pertimbangkanlah untuk “menjemput bola” ke lokasi gerhana matahari total sehingga bisa turut menyaksikan.

Jangan sampai apa yang terjadi 293 tahun yang lalu terjadi lagi di tahun 2016 nanti: Bangsa-bangsa luar asik bersenang-senang di Indonesia, tapi Bangsa Indonesia sibuk bekerja memperkaya mereka. Sesungguhnya itu adalah gagal move on yang sangat-sangat parah.

Setelah 9 Maret 2016, Indonesia baru akan kembali menjadi tuan rumah dari gerhana matahari total pada 25 Juni 2150. Masih sangat lama. Maka sekali lagi, jangan sia-siakan gerhana matahari total 9 Maret 2016. Jadilah tuan di rumah sendiri.

Bagi Kalian yang ingin mengamati gerhana matahari total tapi tidak ingin terlalu direpotkan oleh urusan teknis. Seperti mencari informasi lokasi tujuan, mencari transportasi dan penginapan sampai mempersiapkan filter matahari. Maka Kalian bisa pergi bersama Kami dan Info Astronomy ke Belitung. Disana kita bukan hanya mengamati gerhana matahari total, tapi juga akan menjelajah pesona Belitung selama 3 hari 2 malam. Untuk informasi lebih lanjut klik tautan ini.

1 komentar:

  1. gk hanya indonesia yang kena GMT ini, woleai atoll yang ada di negara micronesia juga dapat merasakan GMT, bahkan durasinya mlbihi 4 menit.
    saya tidak bermaksud membenci, saya malahan bangga ^^

    BalasHapus