Komet Siding Spring Melintas Dekat Mars

Komet Siding Spring dan Mars berlatar Bimasakti. Kredit: Steve Lee.

Malam ini akan menjadi malam yang bersejarah dalam dunia astronomi. Pasalnya suatu peristiwa yang sangat langka akan terjadi malam ini. Peristiwa itu adalah melintasnya suatu komet dengan planet tetangga kita, yakni planet Mars, dengan jarak yang sangat dekat. Jaraknya hanya sekitar 1/3 kali jarak Bumi ke Bulan!

Meski (untungnya) tidak terjadi di Bumi dan juga tidak bisa diamati dari Bumi, peristiwa ini akan memberi pelajaran secara langsung bagaimana jika dua objek angkasa yang memiliki dua karakter berbeda saling berdekatan. Juga bagaimana masing-masing objek memberi dampak ke yang lain ketika keduanya berdekatan. Dan tentu juga, suatu pemandangan yang spektakuler antara keduanya.


Penemuan Komet C/2013 A1 Siding Spring

Komet C/2013 A1 Siding Spring yang kemudian lebih dikenal sebagai komet Siding Spring adalah komet yang baru ditemukan pada tahun 2013 oleh Robert McNaught di Observatorium Siding Spring, Australia.

Komet ini begitu menggemparka pada awal penemuannya karena kalkulasi awal menunjukkan bahwa komet ini memiliki orbit yang berpotongan dengan orbit planet Mars. Tidak hanya berpotongan, tapi kedua objek inipun akan mencapai titik perpotongan pada waktu bersamaan.

"Buum.. Tumbukan antara Siding Spring dan Mars akan terjadi!" Itulah kabar yang meluas dan mengiringi awal mula penemuan komet tersebut.

Kabar tumbukan itu pun makin menarik perhatian karena pada awal penemuannya komet Siding Spring masih berjarak sekitar 1 milyar km dari pusat tata surya. Umumnya hanya komet sangat terang, yang juga berarti memiliki inti sangat masif, yang mungkin teridentifikasi di jarak sejauh itu. Tidak tanggung-tanggung, estimasi diamater komet Siding Spring pada saat itu mencapai 50 km!

Dengan asumsi ukuran komet yang sangat masif, maka tumbukan antara komet Siding Spring dan Mars pun bakal begitu sangat dahsyatnya. Tumbukan ini bahkan akan jauh lebih dahsyat dari tumbukan antara Bumi dan asteroid yang memusnahkan Dinosaurus dan seluruh kerabatnya.


Siding Spring Hanya Komet Kecil yang Akan Melintas Sangat Dekat dari Mars

Semakin berjalannya waktu, dengan observasi dan kalkulasi yang semakin teliti, akhirnya pada 8 April 2013 diumumkan bahwa komet Siding Spring tidak akan bertumbukan dengan Mars. Komet Siding Spring hanya akan melintas sangat dekat dari planet merah tersebut.

Pada 19 Oktober 2014 pukul 18:29 UTC atau 20 Oktober 2014 pukul 01:29 WIB komet Siding Spring akan mencapai titik terdekatnya dari Mars. Jaraknya hanya sebesar 131.800 dari permukaan Mars atau setara hanya 1/3 jarak Bumi-Bulan.

Meski tidak ada tumbukan, tapi peristiwa seperti ini adalah sangat langka. Bahkan lebih langka dibanding jika tumbukan itu terjadi. Tumbukan Komet dan Planet setidaknya telah terjadi 2 dekade lalu ketika komet Shoemaker Levy 9 terpecah oleh medan gravitas Jupiter hingga akhirnya menumbuk planet tersebut. Sedangkan peristiwa "hampir" bertumbukannya komet dan planet baru malam ini terjadi.

Selain pada pola orbitnya, koreksi juga diberikan pada diameter inti komet Siding Spring. Kini telah diketahui inti komet Siding Spring hanya komet kecil dengan diameter sekitar 700 meter. Jauh lebih kecil dari perkiraan pada awalnya.


Konsekuensi Kedekatan Komet Siding Spring dan Mars Bagi Keduanya

Dengan jarak sedekat itu, maka muncul banyak pertanyaan juga perkiraan. Apa yang akan terjadi maka pada Mars ketika komet Siding Spring melintas? Dan sebaliknya, apa yang terjadi pada komet Siding Spring ketika sangat dekat dengan Mars?

Mars yang tergolong planet batuan dan memiliki massa yang sangat kecil dibanding planet gas diperkirakan tidak akan membahayakan komet Siding Spring. Gaya tidal dari gravitas Mars diyakini tidak akan mampu memecah belah komet sebagaimana yang terjadi pada komet Shoemaker Levy 9.

Meski tidak sampai hancur, namun komet Siding Spring akan mengalami sedikit perubahan bentuk orbit akibat tarikan gravitasi mars. Dengan bentuk orbit yang baru, periode komet Siding Spring yang tadinya mencapai jutaan tahun kini menjadi sekitar 1 juta tahun saja. Dengan begitu komet Siding Spring akan kembali memotong orbit Mars sekitar 1 juta tahun dari sekarang.

Efek yang lebih dramatis akan dirasakan oleh planet Mars. Antara 1-2 jam setelah komet Siding Spring melintas, ekor komet yang tengah mengembang dengan cepat akan mencapai permukaan mars. Mulai dari badai meteor hingga kumpulan awan noktilusen diperkirakan akan memenuhi langit mars pada waktu itu.

Namun dengan ukuran inti komet yang sangat kecil, maka ekor gas dan debu yang dihasilkan juga tidak akan terlalu banyak. Artinya itensitas dan durasi badai meteor yang akan terjadi pun tidak akan terlalu besar. Diperkirakan itensitas badai meteor pada puncaknya hanya mencapai 1.500 meteor/jam dan berlangsung beberapa jam.

Di Bumi sendiri badai meteor yang lebih kuat dari itu cukup banyak tercatat. Yang tertinggi tentu saja badai meteor Leonids tahun 1966 dengan itensitas 150.000 meteor/jam.

1 komentar:

  1. Sebenernya tadi nyari komet halley.. tapi masuk ke sini malahan..
    mantep gan artikelnya.. makasih ilmunya...


    AstroNews

    BalasHapus