Komet Panstarrs Tiba, “Parade Komet” Dimulai

Komet PanSTARRS di Langit Argentina Tanggal 26 Februari 2013 oleh Ignacio Diaz Bobillo. 

Dikalangan pengamat astronomi, tahun 2013 banyak dibicarakan sebagai tahun komet. Bagaimana tidak, selama setahun—dalam rentan waktu yang relatif singkat—beberapa komet terang akan datang menghiasi malam-malam tahun 2013. Sungguh tidak biasa.

Tahun “parade” komet ini bermula dari ditemukannnya komet C/2011 L4 (Panstarrs) di tahun 2011. Kabarnya komet Panstarrs akan cukup terang untuk diamati secara langsung di tahun 2013.Tentu berita tersebut terdengar menyegarkan bagi pengamat langit yang tengah dahaga setelah cukup lama tak merasakan indahnya komet terang semenjak kedatangan komet Mc Naught tahun 2007.

Dalam penantian panjang komet Panstarrs, suatu kabar yang lebih menerbangkan angan muncul. Pada 21 September 2012, komet C/2012 S1 (ISON) berhasil di identifikasi. Dari hasil observasi, diperkirakan komet ISON akan begitu terang waktu mencapai perihelion pada 28 November 2013. Dari hasil observasi lebih lanjut, diperkirakan komet ISON akan bersinar seterang bulan purnama!! Bahkan komet ISON sudah dapat terlihat secara langsung sejak sebulan sebelum perihelion. Mungkin komet ini akan menyegarkan ingatan pembaca pada komet Ikeya-Seki yang sangat terang tahun 1965.

Diluar hebohnya pembicaraan tentang kedua komet itu, berita lain mulai menyeruak. Berita itu adalah meningkatnya kecerlangan komet C/2012 F6 (Lemmon) jauh diluar estimasi. Awalnya komet Lemmon dianggap tidak akan cukup terang untuk terlihat secara langsung, namun kenyataan berkata lain. Ketika perihelionnya nanti tanggal 24 Maret 2013, komet Lemmon diperkirakan akan bersinar antara magnitudo 3 hingga 2 atau seterang bintang-bintang pada umumnya.

Diantara ketiga komet yang akan meramaikan tahun 2013, mari kita sambut komet Panstarrs yang akan lebih dahulu tiba di perihelion dan memulai “parade” komet tahun ini!!

Komet C/2011 L4 (Panstarrs) Ditemukan! 

Lebih dari setahun yang lalu, tepatnya 6 Juni 2011, teleskop Pan-STARRS 1 di Haleakala, Maui (Hawai) berhasil mendeteksi keberadaan sebuah benda asing diantara orbit Jupiter dan Saturnus.Teleskop bergaris tengah 180 cm yang dilengkapi kamera CCD 1,4 gigapiksel (terbesar di dunia) dan bekerja otomatis berhasil mencitrakan benda bermagnitudo +19,4 tersebut untuk pertama kalinya.

Konfirmasi atas penemuan ini dilakukan oleh tim Remazacco Observatory melalui teleskop reflektor bergaris tengah 35 cm dengan kamera CCD di pos observasi Tzec Maun, Mayhill, Amerika Serikat sehari kemudian. Dari 14 citra yang diperoleh, benda tersebut nampak sebagai obyek baur dan menunjukkan aktivitas koma (kepala komet) sehingga memiliki bentuk lonjong. Dengan konfirmasi tersebut, dipastikan benda asing tersebut adalah komet yang sedang menuju “jantung” tatasurya. Berdasarkan tata nama IAUC, komet ini dinamakan C/2011 L4 (Panstarrs).

Mengenal Komet Panstarrs Lebih Dekat 

Komet Panstarrs berhasil diidentifikasi pada jarak yang relatif jauh. Dengan magnitudo mutlak (H) dari intinya adalah 10,5 dan jika dimisalkan albedonya 10% maka komet ini memiliki diameter sekitar 30 km. Ukuran yang terbilang masif bagi sebuah inti komet.

Perihelion atau titik terdekat komet Panstarrs dengan Matahari akan dicapai tanggal 10 Maret 2013 dengan jarak sekitar 45 juta km atau 0,3016 kali jarak rata-rata Bumi – Matahari.Jarak yang terbilang dekat untuk perihelion suatu komet.

Dengan jarak perihelion yang dekat dan estimasi inti komet yang masif, muncul kemungkinan bahwa komet Panstarrs akan bersinar terang waktu mencapai perihelionnya nanti. 

Orbit komet Panstarrs memiliki inklinasi 84,19° daneksentrisitas 1,0001 yang berarti orbitnya berbentuk hiperbolik. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kali ini adalah kali pertama bagi komet Panstarrs ngebolang ke “pusat kota” di tata surya. Namun tak ada yang tahu pasti apa penyebab dia bertolak dari “kampung halaman”nya nun jauh di Awan Oort yang begitu dingin.

Karena ini perjalanan perdana, maka komposisi inti komet Panstarrs diduga kuat masih banyak mengandung air dalam bentuk es dan senyawa volatil mudah menguap lainnya. Dengan begitu bisa ditarik dua kesimpulan, yaitu:

Pertama, struktur komet masih labil sehingga sangat sulit memprediksi apa yang akan terjadi pada komet Panstarrs nantinya.Sangat mungkin inti komet Panstarrs akan “pecah” di tengah jalan akibat gaya tidal maupun non tidal yang menderanya. Komet Kohoutek dan C/1999 S4, sebagai contoh, tidak memenuhi ekspektasi karena telah “pecah” di tengah jalan dan meredup dengan cepat.

Kedua, jika struktur komet Panstarrs cukup kuat hingga “selamat” sampai perihelion. Maka kerak komet Panstarrs akan terevaporasi hebat ketika berada pada jarak yang sangat dekat dengan Matahari.

Dengan evaporasi hebat yang terjadi pada inti komet ketika mendekati Matahari, muncul kemungkinan bahwa komet Panstarrs akan menghasilkan ekor komet yang panjang, lebat dan terang, sungguh menakjubkan! 

Meski dengan orbit berbentuk hiperbolik, diperkirakan komet Panstarrs tidak akan benar-benar pergi ke luar tata surya setelah mencapai perihelionnya nanti. Bahkan mungkin komet ini akan kembali lagi dalam waktu 110.000 tahun mendatang, meski dengan orbit yang berbeda. Itu artinyakomet ini merupakan komet non periodik, yaitu kelompok komet dengan periode orbit diatas 200 tahun.

Dengan periode diatas 200 tahun, maka mengamati komet Panstarrs akan menjadi kesempatan pertama dan terakhir kalinya sepanjang hayat manusia. 

Seberapa Terang Komet Panstarrs Nanti? 

Tak lama setelah heboh penemuan komet Ison C/2012 S1 pada akhir bulan September 2012, muncul desas-desus bahwa komet Panstarrs akan bersinar hingga magnitudo (-4) atau seterang Venus ketika perihelionnya nanti. Entah kabar itu memang estimasi hasil pengamatan atau hanya spekulasi untuk menerbangkan angan pecinta astronomi, bahwa tahun 2013 akan ada setidaknya 2 komet yang sangat terang!

Kemudian setelah memasuki bulan ke dua di tahun 2013, hasil pengamatan yang bisa jadi lebih akurat pun beredar. Dari hasil pengamatan sejak awal tahun 2013, ternyata komet Panstarrs tidak melebihi bahkan tidak memenuhi estimasi peningkatan kecerlangan. Sebuah kabar yang tidak menyenangkan, bahwa komet Panstarrs mungkin akan lebih redup dari yang diharapkan.

Namun seberapa terang komet Panstarrs nantinya? Tak ada yang tau pasti. Kemungkinan besar komet Panstarrs tidak akan seterang planet Venus (magnitudo -4), bahkan mungkin tak akan seterang bintang Vega (Magnitudo 0) di rasi Lyra. Estimasi terbaru komet Panstarrs akan bercahaya di antara magnitudo +2 hingga +1 atau seterang bintang-bintang yang berjejer di sabuk rasi Orion.

Apa akan tetap bisa terlihat tanpa teleskop atau binokuler? Meski tidak akan sangat terang, namun komet Panstarrs masih akan cukup terang untuk dilihat secara langsung. Namun, dengan 2 syarat: pertama langit harus cerah, kedua langit gelap atau tidak disilaukan oleh cahaya lampu.

Polusi cahaya terutama di dekat horison lebih mungkin membuat kecewa daripada perkiraan yang meleset.

Apa Komet Panstarrs Akan Berbahaya bagi Bumi? 

Telah diketahui, pada tanggal 5 Maret 2013 komet Panstarrs akan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi. Namun, tidak terlalu dekat juga. Ketika itu komet Panstarrs akan berada sejauh 1,1 SA dari Bumi atau sedikit lebih jauh dari jarak rata-rata Bumi ke Matahari. Jarak sejauh itu praktis tidak memberi kemungkinan tumbukan antara komet dan Bumi. Jangankan tumbukan, untuk melihat komet Panstarrs saat itu saja masih cukup sulit karena redup dan dekatnya komet dengan horison sewaktu senja.

Dengan begitu, cukup nikmati penampilan menarik komet Panstarrs tanpa ada rasa cemas, apalagi sampai mengaitkannya sebagai pertanda akan datangnya bencana dan musibah. Kalaupun ada, musibah yang paling mungkin terjadi adalah langit mendung sehingga tak bisa mengamati komet itu sendiri.

Penampakan dan Pengamatan Komet Panstarrs

Sebenarnya komet Panstarrs telah bermagnitudo lebih kecil dari +5 sejak akhir bulan Februari. Itu artinya komet Panstarrs sudah dapat diamati secara langsung dengan kondisi ideal (langit gelap dan cerah) sejak saat itu. Terlebih komet Panstarrs berada di langit belahan selatan, sehingga Indonesia—yang sebagian wilayahnya berada di lintang selatan—memiliki kesempatan terbaik untuk mengamatinya.

Namun, komet Panstarrs saat itu masih terlalu dekat dengan Matahari dalam selang waktu terbit dan terbenam. Bayangkan, ketika Matahari baru terbenam, komet Panstarrs hanya memiliki ketinggian dibawah 10° di atas horison barat. Tentu tak mudah mengamati obyek redup ketika langit masih terang oleh cahaya senja. Seakan mengamati hilal menjelang Ramadhan atau hari lebaran.

Komet Panstarrs baru akan cukup terang dan tinggi sejak minggu ke dua di bulan Maret. Dari simulasi yang penulis lakukan di software Stellarium, komet Panstarrs sudah berada cukup tinggi diatas horison setelah 30 menit Matahari terbenam.

Simulasi Pergerakan Komet Panstarrs di Langit

Simulasi komet Panstarrs di langit barat 30 menit setelah Matahari terbenam, oleh Sky & Telescope

Seperti yang terlihat di simulasi, sejak tanggal 7 Maret 2013 komet Panstarrs sudah berada diatas horison barat setelah 30 menit Matahari terbenam. Ketika itu langit sudah cukup gelap dan komet Panstarrs sudah terlihat cukup terang. Dengan begitu pengamatan akan lebih mudah dilakukan sejak tanggal ini. Pada hari-hari berikutnya, komet Panstarrs akan bergerak semakin tinggi ke arah utaratiap harinya. Kecerahan komet pun akan terus meningkat hingga mencapai perihelionnya tanggal 10 Maret 2013. Berarti kesempatan mengamati komet Panstarrs akan semakin baik seiring dengan itu.

Tanggal 10 Maret 2013 akan menjadi waktu terbaik untuk mengamati komet Panstarrs. Ketika itu komet Panstarrs tiba di perihelion dan akan mencapai terang maksimum. Di langit barat sewaktu senja, koma (kepala komet) Panstarrs akan seterang bintang di sabuk rasi orion dan dihiasi ekor komet yang memanjang samar-samar menjauhi Matahari. Pasca perihelion, komet Panstarrs akan mulai meredup dan menjauhi Matahari secara perlahan. Di langit, komet Meski begitu, komet Panstarrs masih akan cukup terang untuk diamati secara langsung dalam beberapa hari kedepan.

Tanggal 13 dan 14 Maret 2013 komet Panstarrsakan menyempatkan diri “berpose” bersama bulan sabit dengan latar langit barat yang tengah merona kemerahan sewaktu senja. Tentu ini adalah pemandangan yang sangat menakjubkan. Setidaknya, moment ini akan sangat berharga setelah komet Panstarrs terlalu redup untuk terlihat secara langsung nantinya.

Tips - Tips Mengamati Komet Panstarrs 

Untuk memastikan komet ini terlihat dengan mata telanjang atau tidak, silahkan coba lihat ketiga bintang di sabuk rasi Orion sebagai patokan. Di awal bulan Maret, sabuk Orion ada di sekitar meridian (atas kepala) sewaktu senja. Jika langit cerah namun ketiga bintang itu samar, bisa jadi itu indikasi polusi cahaya terlalu tinggi. Coba rencanakan pengamatan ditempat lain yang jauh dari pemukiman padat. Pastikan langit diatas horison sebelah barat gelap.

Karena keberadaan komet yang tidak terlalu tinggi dari horison barat, maka pilihlah tempat pengamatan yang lapang, dan medan pandang ke arah horison barat tidak terganggu oleh gedung ataupun pepohonan.

Jika dirasa perlu, gunakan peta bintang yang telah ditandai letak komet Panstarrs untuk memudahkan menentukan letak komet Panstarrs. Atau cukup catat koordinatnya saja supaya lebih praktis.

Meski bisa diamati dengan mata telanjang, namun memanfaatkan teleskop atau sekedar binokuler kecil adalah pilihan terbaik, terlebih untuk mengamati ekor komet Panstarrs. Jangan lupa pula kamera untuk dokumentasi.

Dan yang jauh lebih penting dari semua tips-tips diatas adalah ini: Pastikan TIDAK menikamatiindahnya senja dihiasi komet dan bulan sabit... SENDIRIAN!! Hoahaha *Keselek jengkol* :D

Daftar Pustaka: 

http://langitselatan.com
http://remanzacco.blogspot.com
http://freestarchart.com 
http://spaceweather.com 
http://earthsky.org 
http://www.universetoday.com 
http://kometen.fg 
http://www.luisargerich.com 

Untuk pembaruan informasi, silahkan follow twitter @kalender_astro dan ajukan pertanyaan pada grup facebook kami.