Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011

Bulan Berlatar Rasi Taurus. Sumber: Stellarium

Gerhana Bulan terjadi saat Matahari-Bumi-Bulan berada dalam satu garis lurus. Keadaan itu menyebabkan sinar Matahari yang seharusnya menyinari Bulan tersabotase oleh Bumi. Dengan kata lain, Bumi menghalangi Matahari untuk menyinari Bulan. Gerhana Bulan Total sendiri terjadi ketika seluruh penampang Bulan tertutupi oleh bayangan Bumi, lebih tepatnya oleh bayangan umbra Bumi
.
Umbra dan Penumbra. Sumber: Sky & Telescope
Umbra adalah bayangan pusat atau inti yang gelap. Selain umbra ada pula Penumbra yang merupakan bayangan kabur di sekitar umbra.

Meskipun Bulan memasuki bayangan umbra yang gelap, Bulan akan tetap terlihat karena atmosfer Bumi merefraksikan sinar Matahari. Itulah penyebab Bulan nampak suram berwarna merah kehitaman saat gerhana berlangsung.

Setelah disuguhkan keindahan gerhana bulan total 16 Juni 2011 silam, diperkirakan keindahan itu akan berulang kembali pada 10 Desember 2011 mendatang. Saat itu Bulan sedang berada di rasi Taurus di langit sebelah timur.

Pada gerhana Bulan kali ini, lintasan orbit Bulan akan melewati bayangan umbra Bumi bagian selatan. Walaupun gerhana Bulan total ini bukanlah gerhana sentral (Bulan melewati pusat umbra Bumi), tetapi gerhana ini bakal berlangsung cukup lama, fase gerhana bulan total (U2 hingga U3) selama 51 menit 8 detik, fase kontak umbra (U1 hingga U4) selama 3 jam 32 menit 15 detik, dan fase kontak penumbra (P1 hingga P2) 5 jam 56 menit 21 detik.

Sistematik Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011. Sumber: Fred Espenak / NASA

Berikut rincian lengkap mengenai sistematik dan waktu tiap fase terjadinya gerhana bulan total 10 Desember 2011:
  • Penumbra 1 (P1) pukul 18:33 WIB; 19:33 WITA; 20:33 WIT 
Bulan mulai masuk ke penumbra, Bulan meredup - gerhana dimulai.
  • Umbra 1 (U1) pukul 19:45 WIB; 20:45 WITA; 21:45 WIT
Bulan mulai memasuki umbra, bentuk Bulan berubah sabit - gerhana bulan sebagian dimulai.
    • Umbra 2 (U2) pukul 21:06 WIB; 22:06 WITA; 23:06 WIT
    Seluruh bagian Bulan memasuki umbra, Bulan melegam - gerhana bulan total dimulai. 
    • Puncak Gerhana Bulan Total pukul 21:31 WIB; 22:31 WITA; 23:31 WIT
    Puncak gerhana bulan total, puncak bulan fase purnama. 
    • Umbra 3 (U3) pukul 21:57 WIB; 22:57 WITA; 23:57 WIT
    Bulan mulai keluar dari umbra, Bulan kembali nampak - gerhana bulan total selesai.
    • Umbra 4 (U4) pukul 23:17 WIB; 00:17 WITA; 01:17 WIT
    Seluruh bagian Bulan keluar dari umbra, Bulan kembali purnama - gerhana bulan sebagian selesai. 
    • Penumbra 2 (P2) pukul 00:29 WIB; 01:29 WITA; 02;29 WIT
    Bulan keluar dari penumbra, Bulan kembali terang - gerhana bulan selesai.
      Catatan: Waktu sipil yang digunakan (WIB) merujuk pada bujur 105° BT. Gunakan waktu lokal untuk jadwal fase gerhana yang lebih akurat.

      Negara-negara beruntung yang dapat menyaksikan keseluruhan fase dari gerhana bulan total kali ini adalah Rusia, Mongolia, China, Nepal, Bhutan, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, Hongkong, Taiwan, Korea Utara, Korea Selatan, Jepang, Indonesia, Papua Nugini, dan Autralia. Itu artinya seluruh bagian Indonesia -baik barat, tengah, maupun timur- dapat mengamati fase Gerhana Bulan Total secara lengkap.

      Selain negara-negara diatas, sebagaian besar negara di Eropa, Afrika, dan Amerika Utara pun dapat mengamati gerhana ini. Namun, tidak semua fase gerhana dapat diamati dari sana.


      Peta daerah yang dilewati GBT 10 Desember 2011. Sumber: Wikipedia

      Gerhana kali ini termasuk dalam siklus saros 135 yang memiliki 71 seri gerhana dimana nanti adalah seri ke 23-nya. Setiap seri gerhana dalam suatu siklus saros akan memiliki geometri (Tata letak atau koordinat Matahari, Bulan dan jarak keduanya dari Bumi) gerhana yang sama. Perlu diketahui antar seri gerhana dalam satu siklus saros berselang 18 tahun 11 hari 8 jam. Dengan begitu 18 tahun 11 hari 8 jam kemudian (Terhitung pada 20 Desember 2029) akan terjadi seri gerhana ke 24 dengan geometri serupa.

      Seperti gerhana bulan total sebelumnya, pengamatan kali ini dapat dilakukan dengan atau tanpa alat bantu. Pengamatan pun dianjurkan di tempat minim polusi cahaya dengan medan pandang langsung mengarah ke Bulan tanpa tertutupi apapun.

      Gimana? Seru kan pasti ngamat gerhana bulan pas malem minggu? 

      Data Teknis:
      Matahari
      Asensiorekta: 17h08m35s
      Deklinasi: -22°53'44"
      Magnitudo: -26.78
      Diameter sudut: 32'29"
      Jarak dari Bumi: 0.98 AU
      Bulan
      Asensiorekta: 5h09m58s
      Deklinasi: +22°55'38"
      Magnitudo: 1.1
      Diameter sudut: 30'25"
      Jarak dari Bumi:0.0026 AU

      Konfirmasi kehadiran anda dalam acara pengamatan gerhana bulan total 10 Desember 2011 di facebook