Auriga Sang Charioteer


Konstelasi Auriga merupakan bagian dari keluarga konstelasi Perseus, bersama dengan Cassiopeia, Cepheus, Andromeda, Perseus, Pegasus, Cetus, Lacerta dan Triangulum.
Konstelasi ini berbatasan langsung dengan Camelopardalis, Perseus, Taurus, Gemini dan Lynx.

Konstelasi Auriga juga memiliki beberapa objek langit yang menarik dalam, termasuk gugus bintang terbuka Messier 36 (NGC 1960), Messier 37 (NGC 2099) dan Messier 38 (NGC 1912), dan nebula emisi IC 405 dan IC 410.

Auriga memiliki banyak versi mitologi. Bangsa Asyur melihatnya sebagai sebuah mobil perang.
Bangsa Yunani di sisi lain melihat cuádriga yang ditemukan oleh Erictonio atau Erictonios, pahlawan Athena yang seharusnya telah lahir dari Bumi.Dalam mitologi Yunani, Auriga diidentifikasi sebagai pahlawan mitologi Yunani Erikhthonios Athena, anak Hephaestus yang dibesarkan oleh dewi Athena.

Menurut seorang penulis (anonim), Erikhthonios pada umumnya dikreditkan sebagai penemu quadriga, kereta empat kuda, yang ia gunakan dalam pertempuran Amphictyon (perlawanan terhadap perampas), peristiwa yang membuat Erikhthonios menjadi raja Athena. Erikhthonios kemudian mendedikasikan dirinya untuk Athena dan segera setelah itu, Zeus mengangkat pahlawan Athena ke langit malam untuk menghormati kecerdikan dan perbuatan heroiknya.

Nama Auriga sendiri berasal dari bahasa Latin yang artinya Kusir. Di mana dalam rasi tersebut merupakan Erikhthonios.

Dalam mitologi tersebut berjalan juga cerita lain. Yakni cerita sebuah bintang utama dalam rasi Capella adalah seorang kambing keturunan Almathea yang menyusui bayi Zeus. Dalam bahasa Latin Capella berarti “Kambing Kecil”. Ia juga memiliki Julukan “Bintang Gembala”.

Dari awal cerita Auriga berperan sebagai kusir yang memegang kendali sambil membawa kambing dan dua anaknya.Dua bintang kecil disebelah barat daya Capella saat ini dikenal sebagai “Kids/Putra”. Yakni Eta dan Zeta Aurigae yang juga merupakan keturunan Almathea.

Capella sebenarnya bukan bintang tunggal. Melainkan sistem 4 bintang dari dua pasang Binary.Sepasang dari type G cerah dan sepasang katai merah yang lebih redup.

Aurigae beta atau Menkalinan "bahu-pemegang kendali", adalah sistem bintang triple subgiant putih. Dua komponen cerahnya merupakan bintang type A, sedangkan bintang ketiganya merupakan katai merah, yang dapat dilihat hanya melalui teleskop.

Theta Aurigae, kadang-kadang juga disebut Bogardus atau Mahasim ("pergelangan tangan"), adalah bintang biner dengan katai-A sbg komponen utama dan katai-G sbg komponen pendamping.Keduanya memiliki magnitudo optik 11.

Iota Aurigae, secara tradisional dikenal sebagai Al Kab (kependekan Kabdhilinan, "mata kaki dari pemegang kendali"), adalah jenis K-oranye terang raksasa yang terletak sekitar 512-tahun cahaya dari Bumi. Orang-orang Cina menyebutnya sebagai Bintang pertama dari lima Chariots.

Komponen lain yang penting dalam konstelasi adalah psi Aurigae, bersama dengan sistem bintang sepuluh yang terletak dekat perbatasan dengan konstelasi Lynx.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar