Sekilas Mengenal Bintang


Sempat terbesit di pikiran kamu, kira-kira berapa jumlah bintang yang ada di alam semesta? Tanpa menggunakan teleskop, bintang yang dapat kita lihat berjumlah sekitar 5000. Dengan menggunakan teleskop bergaris tengah 10 cm, jumlah itu bisa bertambah menjadi dua juta.
Apalagi bila menggunakan teleskop raksasa bergaris tengah 5 meter seperti yang terdapat di Mount Palontar, jumlah bintang yang bisa di lihat di taksir lebih dari satu milyar.!! Wow ,, kita bisa membayangkan seberapa luas alam semesta kita. Dengan cara fotografi, bintang yang dapat di amati mungkin akan lebih banyak lagi. Sekarang ini banyak di gunakan alat penguat elektronik untuk memperkuat bayangan bintang.

Cobalah kita menengadah ke langit pada malam hari, kalian pasti membayangkan seolah olah bumi kita di naungi ‘atap’ setengah bola yang di sebut bola langit. Bintang dan benda langit lainya nampak seolah olah menempel pada bola langit itu. Orang Yunani Kuno membagi bola langit dalam beberapa daerah, yang di sebut konstelasi atau rasi. Nama rasi dihubungkan dengan tokoh dan mahluk dalam mitologi. Misalnya : centaurus (mahluk setengah kuda setengah manusia), orion (si pemburu), Scorpio ( kalajengking), Gemini ( anak kembar), dan masih banyak lagi.

Orang Yunani kuno mengenal 48 rasi. Jumlah rasi bertambah oleh khayalan banyak orang, yaitu mengisi bagian langit yang kosong, terutama setelah langit bagian selatan yang mulai di petakan orang. Setiap bangsa mempunyai khayalanya sendiri-sendiri, tiga bintang yang berderet di sabuk pemburu pada rasi orion oleh orang Jawa di namakan ‘lintang waluku’. Atau alat pembajak sawah. Penampakan rasi ini bersamaan dengan datangnya musim hujan di Indonesia. Juga nama galaksi kita yang oleh orang jawa di sebut Bima Sakti, yang menurut pewayangan jawa bima merupakan tokoh pewayangan yang berkulit hitam dan memiliki ilmu yang sangat sakti.

2 komentar: