Kilas Balik Kalender Astronomi

Kalender astronomi karya DADC
Kalender astronomi karya DADC.


Berawal dari hobiku memandangi langit malam, rasa penasaranku terhadap dunia astronomi pun dimulai. Segala hal yang berhubungan dengan astronomi aku cari dan kubaca di internet, karena hanya itulah satu-satunya sumber pengetahuan astronomi yang bisa kudapatkan dengan mudah.

April 2010, aku mendapatkan sebuah informasi tentang hujan meteor Lyrids. Dan pada saat itu, aku benar-benar menyaksikan hujan meteor untuk pertama kalinya dalam hidupku. Setelah menyaksikan keindahan hujan meteor Lyrids, kesukaanku terhadap astronomi semakin menjadi. Terutama pada kejadian-kejadian astronomi yang bisa disaksikan secara langsung tanpa perlu menggunakan alat bantu.

Untuk menyalurkan hobiku ini, aku bergabung di beberapa grup astronomi di Facebook dan menambahkan beberapa orang di sana menjadi temanku. Itulah pertama kalinya aku memiliki teman sesama penyuka astronomi.

Setelah kejadian hujan meteor Lyrids April 2010, aku pun bertanya-tanya, "Apakah ada kejadian astronomi berikutnya yang bisa dilihat dengan mata telanjang?" Aku pun mencari jawaban atas pertanyaanku sendiri. Dengan menggunakan mesin pencari Google, aku mengetikkan beberapa kata kunci, dan dapat! Sebuah situs astronomi asing dengan katalog kalender kejadian-kejadian astronomi yang akan terjadi sepanjang tahun.

Setelah mendapatkan kalender astronomi yang sangat aku inginkan, rasanya tidak lengkap kalau hanya disimpan dan dinikmati sendirian. Akhirnya, didasari dengan rasa ingin berbagi, timbulah sebuah ide untuk membuat sebuah grup di Facebook dengan nama "Kalender Astronomi"

Grup ini dibuat sekitar akhir April 2010. Dengan anggota yang baru sedikit, aku menyebarkan info astronomi pertama di Grup Kalender Astronomi, yaitu info tentang hujan meteor Eta Aquarids. Info tersebut langsung mendapat respon yang cukup banyak dan anggota grup Kalender Astronomi pun semakin bertambah. Tidak sampai 4 bulan, anggota grup Kalender Astronomi pun sudah mencapai 1000 anggota berkat bantuan admin baru, Gigih, teman astroku.

Melihat respon yang semakin banyak, Gigih menyarankanku untuk membuat blog Kalender Astronomi. Pada awalnya aku ragu, karena sebelumnya aku belum pernah memiliki sebuah blog. Tapi Gigih mengajakku untuk bekerja sama membangun Blog Kalender Astronomi.

Dan akhirnya, dengan kerja sama tanpa tatap muka ini kami berhasil membuat sebuah blog sederhana. Sebuah blog yang berawal dari rasa ingin tahu dan rasa ingin berbagi. Sebuah blog yang diharapkan dapat membantu dan bermanfaat bagi dunia astronomi. Itulah blog Kalender Astronomi.

Salam, Dita Suganda . .