Gerhana Bulan: Apa dan Mengapa?

Bulan tidak menghasilkan cahaya sendiri. Cahaya yang kita lihat dari Bulan berasal dari Matahari. Karena hanya memantulkan cahaya dari Matahari maka Bulan akan memiliki dua sisi. Yaitu sisi terang menghadap Matahari. Dan sisi gelap membelakangi Matahari. Bulan yang terus bergerak mengelilingi Bumi membuat kita bisa melihat sisi terang dan sisi gelap secara bergantian. Sehingga Bulan akan terlihat memiliki fase-fase.

Fase bulan. Kredit: moonconnection.com.

Ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi maka hanya sisi gelap yang menghadap Bumi. Jadi Bulan tidak bisa terlihat karena gelap seluruhnya. Kemudian setelah Bulan mulai menjauh dari Matahari maka sisi terang mulai terlihat dari Bumi. Dan Bulan akan terlihat sabit. Seiring pergerakan Bulan maka sisi terang akan makin banyak terlihat dari Bumi. Bulan pun akan terlihat separuh, cembung, sampai purnama.

Bulan purnama terjadi ketika seluruh sisi terang menghadap Bumi. Yaitu saat Bumi berada di antara Matahari dan Bulan. Atau dengan kata lain Matahari dan Bulan berada di arah yang berseberangan dari sudut pandang Bumi. Bulan purnama akan terbit di timur ketika Matahari mulai terbenam di barat. Terlihat sepanjang malam. Sampai akhirnya terbenam di barat ketika Matahari mulai terbit di timur.

Sebagaimana Bulan. Bumi juga punya sisi terang dan sisi gelap. Di Bumi sisi terang yang menghadap Matahari akan mengalami siang. Sedangkan sisi gelap yang membelakangi Matahari akan mengalami malam. Dan di atas sisi gelap akan ada bayangan bumi berbentuk kerucut. Bayangan bumi akan selalu menjauh dari Matahari. Atau dengan kata lain Matahari dan bayangan bumi berada di arah yang berseberangan dari sudut pandang Bumi.

Gerhana bulan. Kredit: timeanddate.com.

Karena bulan purnama dan bayangan bumi berada di arah yang sama. Yaitu sama-sama berseberangan dengan Matahari dari sudut pandang Bumi. Maka pada waktu-waktu tertentu bulan purnama bisa masuk ke dalam bayangan bumi. Sehingga bulan purnama yang awalnya terlihat bulat sempurna mulai meredup dan gelap. Sebab cahaya dari Matahari akan terhalang oleh Bumi menuju ke Bulan. Peristiwa ini dikenal sebagai gerhana bulan.

Nah sampai sini kita bisa memahami bahwa fase bulan dan gerhana bulan adalah dua hal yang berbeda. Bagian gelap pada bulan sabit sebenarnya adalah sisi gelap yang tidak terkena cahaya matahari. Begitupun pada bulan baru, separuh, dan cembung. Jadi bagian gelap itu bukan karena tertutupi oleh bayangan bumi. Justru gerhana bulan hanya terjadi saat bulan purnama. Tapi... Tidak setiap purnama terjadi gerhana.

Baca lebih banyak tentang gerhana bulan..

Komentar